EEPIS Online – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Politeknik Elektronika Negeri
Surabaya (PENS), kembali menunjukkan peforma terbaiknya dalam Festival Lintas Seni
Budaya Yosakoi ke-20. Acara yang digelar pada hari Minggu (9/7)tersebut,
bertempat di Balai Kota Surabaya.Festival Yosakoi sendiri merupakan bentuk
kerjasama Kota Surabaya, Kota Kochi dan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya
sebagai peringatan atas terjalinnya hubungan sister city sejak tahun 1997.Pada festival
ini juga didahadiri oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dan Seiya Okazaki selaku Walikota
Kochi Jepang yang sekaligus menyampaikan sambutan pembukaan pada acara tahunan
tersebut.

UKM Tari PENS tahun
ini turut meramaikan festival yang rutin diadakan setiap tahunnya pada bulan
Agustus. UKM Tari PENS yang tergabung dalam Tim Hikari, terdiri dari 20 orang
mahasiswa yang berasal dari 3 divisi di UKM Tari yakni tari tradisional, tari
modern dan tari saman. “Kita memilih nama Hikari yang artinya cahaya sebagai
nama tim kami, dan ini pertama kalinya kita ikut festival ini,” tutur Syadza
Atika Rahmah salah satu anggota tim.

Pada festival ini,
para peserta diperbolehkan untuk berkreatifitas pada gerakan dan konsep tarian. Robotik adalah
tema yang diangkat oleh tim asal PENS ini. Hal ini terlihat dari riasan dan
kostum yang dikenakan serta koreografi tarian yang dipersembahkan. Dengan
persiapan selama satu setengah bulan, mereka berlatih dengan rajin dan tekun.
Disamping itu, mereka juga berbagi suka dan duka yang dirasakan selama latihan.
“Kita sering latihan sampai malam-malam, kadang terasa capek juga. Tapi kita tetep senang sih, karena bisa latihan bareng-bareng jadi seru,” terang Syadza
Atika Rahmah yang merupakan mahasiswa tingkat tiga Program Studi D4 Teknik
Elektronika.

Tim Hikari sendiri
mendapat nomor urutan tampil yang ke-25. Saat waktu tampil tiba, mereka harus
menari sebanyak tiga kali yaitu yang pertama sebagai tarian pemanasan, kedua
sebagai tampilan utama dan ketiga sebagai penampilan penutup.Pada saat
tampilan utama yang disaksikan langsung oleh para juri serta delegasi dari
warga Kota Kochi, Tim Hikari berhasil merebut perhatian para penonton. Dengan
kostum cerah yakni merah dan kuning serta suara naruko menambah semarak
penampilan mereka. Tidak ketinggalan juga, terdapat tarian robotik yang sesuai
dengan tema yang dibawakan. Tarian Yosakoi Tim Hikari PENS ditutup dengan
formasi bertingkat yang juga diiringi tepuk tangan para penonton.

Diakhir acara mereka mengaku senang telah melakukan
yang terbaik pada Festival Yosakoi tahun ini. Walaupun tidak membawa piala
penghargaan, namun tarian yang mereka bawakan sukses menghibur para dewan juri
dan penonton yang hadir saat itu. Semoga kedepannya, UKM Tari PENS bisa meraih
lebih banyak prestasi dan tetap terjaga keeksistensiannya. (azf/dek)