EEPIS Online – Pasca meraih kemenangan dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) 2017 pada
Regional IV, Tim robot Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) telah
mempersiapkan diri untuk bertanding pada tahap selanjutnya. Dengan pelaksanaan
KRI 2017 Tingkat Nasional yang tinggal menghitung hari yakni pada 6-9 Juli
2017, persiapan masing-masing tim termasuk PENSAE terus dimatangkan. Pada
Selasa (20/6), Tim PENSAE telah melaksanakan
open laboratory guna menghadapi ajang bergengsi ini. Dalam kegiatan
tersebut, dilaksanakan juga doa bersama serta latihan terbuka.

Pada KRI yang
akan diselenggarakan di Gymnasium Universitas
Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini, PENS kembali berhasil meloloskan semua
robotnya dalam setiap divisi, termasuk PENSAE. Sebelumnya, tim PENSAE telah
menyabet juara pertama dan penghargaan strategi terbaik pada tingkat regional.
Tim ini akan bertanding pada divisi Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) dengan
melawan 23 tim yang telah lolos pada tingkat regional.

Tim PENSAE tidak
mengalami perubahan anggotanya, yakni tetap terdiri dari sembilan mahasiswa
yang terbagi menjadi tiga divisi. Rizky Hernawan (2 D4 Meka A), Robi’ Ghulam Al
Halim (2 D4 Meka A), Bagus Nugraha Deby Aryadi (1 D4 LJ IT) sebagai divisi
mekanik. Dan pada divisi hardware
terdiri atas Ahmad Mudhola (2 D3 Elka B), Mohamad Walid Asyhari (2 D4 Tekkom A)
dan Ardiansyah Ath Thoriqy (3 D4 Tekkom A). Serta divisi program yang diisi
oleh Ahmad Ulil Amri (3 D4 Tekkom A), Enggar Swahadika (2 D4 Tekkom A) dan
Achmad Aditya Kusumo (2 D4 Tekkom A). Tim ini diketuai oleh Ardiansyah Ath
Thoriqy dan dibawah arahan Bayu Sandi Marta S.ST, MT serta Fernando Ardila,
S.ST, MT.

Seperti halnya
pada tingkat regional, tema yang diangkat dalam KRAI Nasional adalah “Lempar
Cakram”. Tema ini selaras dengan tema ABU Robocon 2017 “The Landing Disc” yang
mengharuskan robot melempar cakram menuju tempat pendaratan. Pemenang dari KRAI
ditentukan berdasarkan keberhasilan dalam menjatuhkan semua bola dan
menempatkan satu cakram di semua tempat pendaratan atau disebut “Appare”.

Meskipun telah
menunjukkan hasil yang baik pada tingkat regional, Tim PENSAE terus berbenah
diri. Kekompakan dan solidaritas anggota tim menjadi poin utamanya. Dengan
persiapan tersebut, diharapkan PENSAE terus meningkatkan prestasinya baik di
tingkat Nasional maupun International. “Semoga kita bisa memberikan yang
terbaik, dan PENS kembali menjadi juara umum,” tutur Mohamad Walid Asyhari,
salah satu anggota tim. (mus/meg)