EEPIS
Online
– Kediri Gamefest 2016,
sebuah ajang adu kebolehan development
games berbasis android yang telah
usai dilaksanakan pada Rabu pekan lalu, (14/12). Kali pertama diadakan di Kota
Kediri, Festival Games tersebut dinaungi
oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (DISHUBKOMINFO) Kota Kediri.
Para peserta merupakan developer game dari seluruh Indonesia. Kampus Politeknik
Elektronika Negeri Surabaya (PENS) pun turut mengirimkan delegasi guna
mengikuti kompetisi. Sebanyak delapan tim developer
game asal PENS ikut serta dalam ajang
yang berlangsung sengit ini.

“Eksplorasi
Budaya Kediri” menjadi tema pada Kediri Gamefest
2016. Tema ini memiliki tujuan untuk mengenalkan dan mengangkat kebudayaan
lokal Kediri ke dalam konteks kekinian. Terdapat lima kategori games yang dilombakan, yaitu Legenda Maling
Gentiri, Kesenian Jaranan, Sungai Brantas, Sejarah Kerajaan Kediri dan Kuliner
Khas Kediri.

Dalam
ajang ini, dua tim dari PENS berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan,
yakni Tim Tahu Kuning (Takun) dan Tim 3 Gentlemens
Production (3GP). Dua tim tersebut
merupakan mahasiswa Program Studi Teknologi Game
yang berhasil menempati posisi juara kedua dan juara harapan kedua. Tim Takun sendiri
beranggotakan Fidelis Yoga Pralista dan Billy Putra Wardana. Sedangkan Tim 3GP beranggotakan
Muhammad Eryan Wicaksono, Haidar Abhirama Try Nurhadi dan Bimaswara Adam Noval.

Muhammad
Eryan Wicaksono menuturkan, bahwa terdapat dua tahap yang harus dilalui. Tahap
pertama adalah submit game secara online. Dan tahap kedua merupakan
presentasi mengenai game yang diusung
masing-masing tim. “Dari tahap pertama ditentukan 20 game yang dapat mengikuti tahap selanjutnya. Lalu dari tahap kedua
ditentukan 6 game terbaik. Alhamdulillah, kami termasuk salah satu
dari 6 game tersebut,” ujar mahasiswa
yang akrab disapa Ryan ini.

Pasca
pencapaian prestasi tersebut, game besutan kedua kelompok ini akan terus dikembangkan. “Kami menargetkan
agar game yang kami buat dapat rilis
di playstore, dan mampu bersaing
dengan game sejenis lainnya seperti game Tahu Bulat,” ungkap Fidelis
Yoga Pralista yang merupakan anggota tim Takun. Diharapkan prestasi tersebut dapat menginspirasi mahasiswa
PENS untuk terus berkarya sehingga dapat membawa nama baik PENS. (mus/fre)