"donor2.jpg"

EEPIS Online, Hari ini (25/ 11) telah berlangsung acara
wisuda 400 orang siswa binaan Community College (CC) di Jawa Timur.
Acara yang berlangsung sejak pk.09.00 pagi di Grha Sepuluh Nopember ini
juga dihadiri oleh Direktur 19 Community College, Direktur PENS Ir.
Dadet Pramadihanto, M.Eng, Ph.D , Sekda Prop Jatim, Dr. H. Rasiyo, Ka
dinas pendidikan Jatim Drs. H. Suwanto, serta beberapa pejabat terkait. 

Mengawali acara, Dadet Pramadihanto, Direktur PENS menyampaikan laporan singkatnya mengenai pengembangan CC ke depan. Dalam laporannya, Dadet menyampaikan hingga tahun 2009 jumlah wisudawan CC mencapai 3027 orang. Alumninya telah bekerja di berbagai bidang seperti industri, pemerintah daerah, maupun berwirausaha.

Salah satu alumni, Dona Wahyu ditunjuk untuk menceritakan pengalamannya dalam menimba ilmu di CC. Jebolan CC Blitar tahun 2005 ini juga berkesempatan melakukan studi banding di USA, menjadi trainer game mobile di Vietnam dan saat ini berkarir di SEAMOLEC, sebagai tim Pengembang Game Mobile Edukasi.
“Sekarang ini, Community College bukan sekedar pendidikan alternatif, melainkan sudah menjadi jalur pilihan bagi mereka yang ingin mengembangkan ilmu dan kompetensinya. Disamping biayanya yang lebih murah, kualitas pengajarnya juga tidak kalah, “ujar Dona. Hal ini juga dibenarkan oleh Dadet, mengingat 80 % pengajar CC telah memiliki sertifikasi internasional dari Vendor IT.

Program CC merupakan program pendidikan 1 tahun bagi lulusan SMK/ SMU. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja dengan cara meningkatkan skill and kompetensi selama 1 tahun. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mempercepat penerapanTIK di daerah dan mengurangi jumlah tenaga kerja non keahlian.

Program yang dibina oleh PENS ini telah diselenggarakan sejak tahun 2002 dengan melibatkan beberapa SMK di Jawa timur. Hingga tahun 2009 ini jumlahnya telah berkembang menjadi 19 CC di 19 kabupaten di Jatim dengan bidang keahlian Teknologi Informasi dan Multimedia. Dari 19 CC tersebut, 3 diantaranya telah menjadi Politeknik Daerah yaitu Politeknik Madiun, Politeknik Kediri dan Politeknik Banyuwangi. “Ke depan, PENS berkomitmen untuk memperluas jejaring ini dengan membina CC di 38 kabupaten/ kota di Jatim, dengan program keahlian yang ditawarkan adalah teknologi informasi, instalasi listrik dan multimedia,” tambah Dadet.

"wisuda_D1_2.jpg"Disela-sela acara, Sekda Prop Jatim Dr. H. Rasiyo menyapaikan apresiasinya atas penyelenggaraan program CC. Program ini sejalan dengan program Pemprop dalam upaya mengembangkan pemerataan akses pendidikan untuk kaum ekonomi lemah atau masyarakat miskin. Menurut beliau CC sangat sesuai diterapkan mengingat tingginya kebutuhan tenaga kerja siap pakai di daerah. Sehingga, pendidikan vokasional berbasis kompetensi dan didukung oleh vendor menjadi pilihan.

“Di Jawa Timur masih banyak dijumpai lulusan SMP yang sebenarnya masih belum siap kerja. Mereka menjadi pekerja di bawah umur karena tekanan ekonomi. Untuk itu Pemprop berusaha memfasilitasi hingga tercapai wajib belajar 12 tahun, “ujar beliau. Bahkan, Ka dinas pendidikan Jatim menyampaikan dukungannya dengan mengucurkan beasiswa sebagai subsidi pendidikan program CC. “Sehingga masyarakat miskin di daerah dapat ikut merasakan akses pendidikan tinggi setara dengan kota melalui Community College,” imbuh Suwanto.

"wisuda_D1_5.jpg"Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula penanda tanganan MOU antara Direktur PENS dan Direktur 19 Community College di Jatim. Mengetahui Ka Dinas Pendidikan Jatim, dan disaksikan oleh Sekda prop. Jatim, 400 orang wisudawan CC, serta perwakilan pemda 19 CC yang berasal dari Pacitan, Ponorogo, Madiun, Magetan, Nganjuk, Kediri, Jombang, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Blitar, Lamongan Tuban, Bojonegoro, dan Tulungangung. (humas pens)