Surabaya, pens.ac.idPoliteknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) resmi menggelar Launching Workshop Jurnal yang diselenggarakan di Ruang Innovation Start Up Lantai 5 Gedung Pascasarjana, Jumat (6/2). Kegiatan ini menjadi langkah strategis institusi dalam memperkuat ekosistem publikasi ilmiah yang profesional, terstandar, dan berorientasi pada reputasi global.

Acara dibuka secara langsung oleh Direktur PENS, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., didampingi Wakil Direktur Bidang Akademik, Prof. Moch. Zen Samsono Hadi, S.T., M.Sc., Ph.D., serta Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Prof. Dr. Mike Yuliana, S.T, M.T. Kegiatan ini juga dihadiri jajaran dosen PENS sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik dan tata kelola jurnal di lingkungan kampus.

Dalam sambutannya, Direktur PENS menegaskan bahwa penguatan tata kelola jurnal ilmiah merupakan bagian integral dari strategi peningkatan kualitas riset dan luaran publikasi dosen. “Jurnal ilmiah bukan sekadar media publikasi, tetapi representasi kualitas akademik institusi. Pengelolaan yang profesional dan sistematis akan menentukan reputasi PENS di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan narasumber Yulingga Nanda Hanief, M.Or dari Universitas Negeri Malang, yang membawakan materi terkait pengelolaan Open Journal System (OJS), workflow editorial, serta tata kelola jurnal ilmiah yang sesuai dengan standar akreditasi dan indeksasi nasional maupun internasional.

Dalam paparannya, Yulingga menekankan pentingnya manajemen editorial yang terstruktur, mulai dari proses submission, peer-review, copyediting, hingga produksi dan publikasi artikel. Selain itu, optimalisasi OJS sebagai platform manajemen jurnal dinilai krusial dalam menjaga transparansi proses, konsistensi kualitas, dan efisiensi pengelolaan naskah.

Ketua P3M PENS, Mike Yuliana, menyampaikan bahwa workshop ini menjadi momentum transformasi pengelolaan jurnal di lingkungan PENS agar semakin adaptif terhadap perkembangan kebijakan akreditasi dan tuntutan indeksasi global. “Kita ingin memastikan setiap jurnal memiliki standar operasional yang jelas, tata kelola editorial yang akuntabel, serta roadmap pengembangan menuju jurnal bereputasi,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, PENS juga secara resmi melaunching enam jurnal penelitian baru sebagai wadah publikasi karya ilmiah sivitas akademika maupun peneliti eksternal. Enam jurnal tersebut meliputi:

  • Journal of Electrical and Intelligent System (JEIS)

  • Journal of Communication Systems, Networks, and Security (JCSNS)

  • Journal of Data Science Informatics and Computer Engineering (JDSICE)

  • Journal of Applied Mechanics, Mechatronics, and Energy System (JAMMES)

  • Journal of Multimedia, Animation, Game, Interaction, and Creative (JMAGIC)

  • Jurnal Teknologi dan Inovasi Pengabdian Masyarakat (TEKNOVA)

Peluncuran jurnal-jurnal ini diharapkan dapat memperluas spektrum keilmuan yang terwadahi dalam publikasi ilmiah PENS, mulai dari bidang teknik elektro, sistem komunikasi, data science, mekanika dan energi, multimedia kreatif, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PENS menegaskan komitmennya dalam membangun budaya riset yang produktif dan berintegritas, sekaligus memperkuat positioning sebagai perguruan tinggi vokasi unggulan berbasis teknologi dan inovasi. Workshop ini menjadi fondasi awal menuju sistem publikasi yang terstandar, berkelanjutan, dan berdaya saing global. (Hum-Dzi)