Surabaya, pens.ac.id – Dikenal unggul dengan keterampilan di bidang teknologi tidak membuat mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) berpuas diri. Hal itu dibuktikan dengan prestasi para mahasiswa baik di bidang akademik hingga non akademik. Babak final dan pengumuman pemenang POLIJE English Competition (PEC) 2022 yang dihelat pada Sabtu (20/8), membawa kabar baik bagi delagasi PENS. Lima gelar juara berhasil didapatkan, diantaranya yakni Juara 1 Newscasting Competition, Juara 1 Debate Competition, Juara 2 Speech Competition, Juara 2 Storytelling Competition, dan Juara 3 Debate Competition.

Kelima juara tersebut secara berurutan yakni Ramaddani Najwa, Lina Dwi Pertiwi, M. Naufal Adzikro, Aulia Ahda Ihsana, dan Dhimas Adrian Saputra. Menurut Aulia, sapaan akrab dari pemenang Juara 2 Storytelling Competition ini, persiapan dilakukan selama satu bulan sebelum mengikuti lomba. Sebelumnya, mahasiswa PENS yang berminat mengikuti PEC diseleksi terlebih dahulu melalui UKM E2C hingga menyisakan 10 orang terpilih yang menjadi delegasi PENS. Setelahnya, para mahasiswa yang terpilih mendapatkan pembinaan dan pelatihan bersama mahasiswa senior E2C dan dosen bahasa Inggris.

Ajang PEC ini digelar secara daring melalui Zoom Video Conference dan memiliki dua babak, yakni babak penyisihan dan babak final. Pada babak penyisihan, para peserta diharuskan menyiapkan dan menghafalkan skrip sesuai dengan tema yang ditentukan. Lalu pada babak final, peserta membuat skrip on the spot sesuai dengan topik yang diberikan secara langsung dalam waktu yang disediakan.

Meski kompetisi antar peserta terbilang ketat dan cukup sulit, delegasi PENS mampu melewati seluruh babak dengan baik hingga lima dari sepuluh mahasiswa mendapat juara. Namun, beberapa mahasiswa dari delegasi PENS mengaku kurang puas sebab belum mendapat juara pertama. Hal itu disampaikan oleh Aulia dalam sesi wawancara ketika ditanyai tentang harapan setelah memenangkan kompetisi PEC. “Saya harap saya dan seluruh delegasi E2C bisa menjadi juara pertama di kompetisi bahasa Inggris berikutnya dan mengharumkan nama PENS sebagai politeknik terbaik di Indonesia,” kata mahasiswa Prodi D4 Teknik Komputer tersebut. (rif)

wpChatIcon
EnglishIndonesian