Surabaya, pens.ac.idMy Traps merupakan salah satu karya dari tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang akan dilombakan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 28 Agustus – 2 September 2018. Karya dari 3 Mahasiswa PENS, yaitu Tri Bintang Dewantoro, Fridastya Andini Pamudyaningrum, dan Mahaputra Ilham Awal, bermanfaat sebagai sensor untuk membaca gerakan tangan bagi penderita stroke yang sedang dalam masa penyembuhan.

Bintang, salah satu pencipta karya dari jurusan D4 Teknik Komputer mengatakan, My Traps terdiri dari Myo Armband (alat yang diletakkan ditangan pasien) yang terhubung dengan aplikasi dalam ponsel via Bluetooth. Untuk Jenis terapinya ada 4 tingkatan, mulai tingkat 1 sampai 4 yang memiliki taraf kesulitan berbeda-beda.

My Traps punya cara kerja yang unik. Pertama membuka aplikasi, kemudian menyalakan bluetooth untuk mengkoneksikan aplikasi dengan Myo Armband yang sudah dipakai di tangan pasien. Jika LED di Myo Armband sudah menyala warna biru, tanda aplikasi My Traps dan Myo Armband sudah terhubung. Jika sudah terhubung maka aplikasi bisa mengamati kontraksi otot tangan pasien dengan menggerakkan tangan.

“Untuk terapinya , pertama kali pasien melakukan kalibrasi gerakan sesuai panduan gerakan video di aplikasi My Traps sebanyak 3 tingkatan gerak, yaitu gerakan paling maksimal, sedang dan rileks. Jika sudah, pengguna bisa langsung mulai terapi dan otomatis sistem akan mencocokan dengan gerakan yang ada di video aplikasi My Traps.” ujar Bintang.

My Traps mempunyai sifat elastis, bisa digunakan semua kalangan yang mempunyai lengan ukuran kecil sampai besar untuk membaca kontraksi otot. Aplikasi ini bisa digunakan oleh tenaga medis untuk melakukan rehabilitasi. Namun, juga bisa digunakan pasien sendiri ketika latihan di rumah secara mandiri. (hum)