Surabaya, pens.ac.id – Sebagai institusi pendidikan, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) terus berupaya meningkatkan jumlah paten. Mendukung hal tersebut telah digelar Workshop Penulisan Buku dan Penyusunan Dokumen Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (5-6/7), menghadirkan Pejabat Pemeriksa Paten Direktorat Jenderal (dirjen) HKI Kementerian Hukum dan HAM (KEMENHUKHAM).

Ruang Teater Gedung D3 PENS, dipilih sebagai tempat terselenggaranya kegiatan. Dimulai pukul 08.00 WIB, Acara ini diikuti oleh Dosen dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP). Workshop Penulisan Buku pun menjadi pembuka acara. Waskita yang merupakan perwakilan dari Andi Offset berkesempatan untuk menyampaikan materi tentang penulisan buku dalam sesi ini.

Tidak hanya penulisan buku, Waskita memaparkan berbagai hal tentang kepenulisan, yang penting untuk diketahui. “Banyak dosen yang sudah menulis tapi tidak paham bagaimana caranya untuk diterbitkan,” ungkap Waskita dalam penyampaian materinya. Ia juga berpesan kepada peserta, untuk terus produktif dalam menulis sebagai sumbangsih kepada bangsa dan negara.

Kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisai HAKI yang menjelaskan lebih jauh tentang hak untuk melindungi karya pribadi dan menghargai karya milik orang lain. Selain itu, terdapat pula Workshop Penyusunan Dokumen Paten/HKI yang dikhususkan kepada peserta pengirim draft paten. Tidak cukup sekali, workshop ini dilangsungkan selama tiga sesi dalam dua hari.

Diharapkan dengan kegiatan ini, dapat memacu dosen untuk terus memotivasi dosen untuk terus menulis, dan meningkatkan jumlah paten yang dihasilkan institusi. “Harapannya semakin banyak paten yang dihasilkan oleh institusi, sehingga gradenya pun semakin tinggi,” ujar Dr. Ir. Anang Tjahjono, M.T. selaku Penanggung Jawab kegiatan. (mus)