Manajemen risiko merupakan suatu pendekatan yang komprehensif yang jarang diterapkan di Indonesia oleh departemen khusus. Penerapan manajemen risiko secara efektif dan efisien sulit dilakukan di Indonesia karena adanya perbedaan persepsi dan sikap dalam mendefinisikan risiko.
Program bantu sistem analisis manajemen risiko ini bertujuan untuk memberikan alternatif solusi dalam menghadapi risiko dan memberikan rekomendasi atau keputusan untuk menentukan solusi yang akan diambil dari permasalahan yang ada di PT. PLN Persero.
Keputusan yang diambil didasarkan atas perhitungan ilmiah, praktisi, prediksi maupun pengalaman atau kebiasaan. Metode yang digunakan dalam mengambil keputusan adalah uraian solusi berdasarkan level risiko, sehingga dari setiap solusi yang dihasilkan akan dihitung nilainya dan ditentukan mana solusi yang akan diambil .