Simulasi mengenai bencana alam dan visualisasinya merupakan hal yang sangat berguna di dunia ini sampai kapan pun. Contoh yang nyata adalah pada bencana tahunan di sekitar aliran sungai Bengawan Solo, yaitu bencana banjir. Simulasi mengenai penyebaran air akan sangat berguna untuk tindakan pencegahan banjir maupun evakuasi, sehingga evakuasi dapat dilakukan di daerah yang tepat. Faktor yang mempengaruhi banjir sangat banyak, ditempat yang berbeda, faktor-faktor tersebut juga dapat berbeda. Salah satu dalam faktor tersebut adalah curah hujan dan lamanya hujan. Dalam penelitian ini terdapat prediksi penyebaran banjir berdasarkan Digital Elevation Model (DEM) dan shapefile sungai Bengawan Solo, metode cellular automata, dan curah hujan. Jadi penyebaran air ditentukan melalui ketinggian yang didapat dari DEM.
Kata Kunci :banjir, curah hujan, cellular automata, digital elevation model, prediksi.