KMHE 2017: WISANGGENI dan ORAGASTRA Berusaha Mengejar Target Juara


Diterbitkan 1 minggu 4 hari yang lalu


KMHE 2017: WISANGGENI dan ORAGASTRA Berusaha Mengejar Target Juara
Photo By : ENT - Junivia

EEPISOnline - Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2017 tengah berlangsung. Pada Jumat (10/11) kontes dihari keempat yang bertempat di Sirkuit Kenjeran Park, Surabaya ini tampak semakin memanas. Persaingan untuk mendapatkan kejuaraan terus dilaksanakan dengan sportif oleh masing-masing tim, begitu pula dengan tim asal Polteknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Dihari keempat ini, Tim EEPROVE Hybrid dan Tim EEPROVE Gasoline tidak mengikuti race. Mereka terus berusaha memperbaiki evaluasi yang ada. Tim yang dijadwalkan untuk  race saat ini yakni Tim Chapens Proto dan Tim Chapens Urban.

Hingga saat ini Tim Chapens Proto dengan mobilnya yakni WISANGGENI  menempati posisi ke lima dengan efisiensi tertinggi yang didapat  ini yakni 264 km/kwh. WISANGGENI sendiri merupakan mobil jenis prototype listrik hasil riset mobil hemat energi PENS. Mobil ini mendapat kesempatan dua kali race, yakni sekitar pukul 10.30 WIB dan pukul 15.00 WIB.

Pada kompetisi ini,  dalam satu race terdapat delapan lap, dimana jarak untuk satu putaran sekitar  1,5 km. Dalam race kali ini WISANGGENI hanya berhasil dengan 1,5 putaran saja. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat Tim Chapens Proto untuk terus berusaha memperbaiki pada race selanjutnya.“Kami berharap dapat menjuarai kompetisi ini, sebenarnya target kita adalah dua besar, namun melihat kendala yang ada, kita tetap berusaha pada tujuan awal,” tutur Septian selaku manager Chapens Proto.

Tak hanya itu, ORAGASTRA yang merupakan nama dari mobil Tim Chapens urban dengan nomor 206 turut andil dalam race hari ini. Tim yang beranggotakan tujuh orang ini berusaha keras untuk memperbaiki evaluasi dihari sebelumnya dan  membawa nama baik PENS. ORAGASTRA juga mendapatkan kesempatan untuk race sebanyak dua kali. Pada race pertama tim ini berhasil menyelesaikan hingga finish. Namun pada race kedua, terdapat sedikit kendala sehingga hanya berhasil mencapai tujuh putaran. “Progres tim sampai empat hari ini sangat bagus. Pengenalan kontrolnya, monitoringnya dan mekanik nya sudah diperbaiki dari awal sehingga ada peningkatan. Hanya saja belum maksimal,” ujar Aditya ilham yang merupakan tim elektrik dari Tim Chapens Urban.  (umi/ani)





Komentar

    Nama
    Email
    Komentar

    0 + 4 =