Pupuk Jiwa Nasionalisme Mahasiswa Melalui Peringatan Hari Pahlawan


Diterbitkan 1 minggu 4 hari yang lalu


Pupuk Jiwa Nasionalisme Mahasiswa Melalui Peringatan Hari Pahlawan
Photo By : Zaka - ENT

EEPIS Online – Momentum Hari Pahlawan menjadi salah satu agenda yang diperingati pada tanggal 10 November setiap tahunnya. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) pun, turut memperingati momen sakral tersebut dengan menyelenggarakan upacara pada Jumat (10/11). Bertempat di Lapangan Merah Gedung D3, upacara peringatan Hari Pahlawan tersebut diikuti oleh mahasiswa 2017, dosen serta pegawai PENS.

Diawali dengan pengibaran sang saka merah putih, upacara peringatan Hari Pahlawan ke 72 tersebut dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Pada momen kali ini, Dr. Indra Adji Sulistijono, ST., M.Eng. selaku pembina upacara juga berkesempatan menyampaikan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa. Mengangkat tema "Perkokoh Persatuan Membangun Negeri", sambutan berisi tentang ajakan untuk mengenang jasa para pahlawan. Karena dengan perjuangan para pahlawan untuk menyatukan bangsa Indonesia, saat ini kita bisa hidup di tanah air Indonesia yang merdeka.

Selain amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, dibacakan pula pesan-pesan pahlawan oleh petugas upacara. Pesan yang dibacakan meliputi pesan Prof. Dr. M. Yamin, Abdul Muis, Silas Papare dan Bung Karno selama masa perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia. Dengan pembacaan pesan ini, diharapkan semua peserta upacara dapat mengingat dan melaksanakan tugas sebagai seorang warga negara untuk mengisi kemerdekaan dengan menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Mahasiswa saat ini lahir di tahun 90an, jadi mereka harus lebih mempelajari lagi sejarah besar bangsa ini yang terjadi 72 tahun silam. Hal itu dilakukan agar mahasiswa lebih bisa memaknai arti penting dari hari pahlawan," tutur Dr. Indra Adji Sulistijono, ST., M.Eng. Selain itu beliau juga berpesan agar para mahasiswa bisa senantiasa menciptakan jiwa kepahlawanan dan nasionalisme di setiap zaman. "Mahasiswa harus bisa menumbuhkan patriotisme dan nasionalisme dimanapun dan kapanpun. Tugas mereka adalah melanjutkan perjuangan untuk mempertahankan persatuan bangsa Indonesia," tegasnya. (tts/dek





Komentar

    Nama
    Email
    Komentar

    1 + 3 =