Raih Juara 1 Dalam Ajang Katulistiwa 9


Diterbitkan 3 bulan 1 minggu yang lalu


Raih Juara 1 Dalam Ajang Katulistiwa 9
Photo By : Dokumentasi Peserta

EEPIS Online – Setelah memborong trophy di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) regional IV baru-baru ini, mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) tidak langsung berpuas diri. Pasalnya, selain di ajang KRI, PENS tetap menunjukkan prestasi gemilangnya. Kali ini prestasi tersebut diukir dalam Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Tingkat Mahasiswa Nasional (Katulistiwa). Babak final ini dilangsungkan selama tiga hari, (5-7/4), bertempat di Gedung Perputsakaan Pusat Universitas Brawijaya (UB). Dengan menyisihkan 11 tim di babak final, tim yang merupakan perwakilan tunggal dari PENS berhasil mengamankan podium pertama.

Katulistiwa merupakan kompetisi tahunan telah diadakan kali kesembilan oleh Lingkar Studi Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis (LSME) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UB. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Strategi dan Inovasi Pembangunan di Era Digital Untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Dengan tema tersebut, kompetisi ini menampung ide-ide menarik dari pemikiran mahasiswa terkait dengan pembangunan.

Tim dari PENS ini diketuai oleh Wahyu Kurniawan Arbi Program Studi (Prodi) D4 Teknik Elektronika, Mochammad Ristra Mahardinata dan Adriel Praba Wicaksono dari Prodi D4 Teknik Telekomunikasi. Ketiganya merupakan mahasiswa angkatan 2013. Judul yang diangkat oleh tim ini adalah “Curvis Map: Informasi Warisan Budaya Indonesia Sebagai Upaya Pelestarian Seni Budaya dan Kuliner Tradisional”. Judul ini dibuat berdasarkan ide dari mereka, yakni pelestarian budaya yang dikombinasikan dengan teknologi.

Ide inovatif tersebut mampu mengantar tim ini melalui tiga tahap kompetisi yakni seleksi abstrak, seleksi full paper dan final. Dari tahap seleksi abstrak dan full paper, diambil 12 tim yang berkesempatan mempresentasikan ide yang telah dituangkan pada judul masing-masing pada babak final. Dalam babak final terdapat studi kasus yang juga merupakan indikator penilaian. Berbagai tahap tersebut, akan menentukan juara yang mendapat reward berupa uang pembinaan, trophy dan juga sertifikat. Selain itu, sebagai reward tambahan, tim yang lolos babak final pada hari terakhir melakukan fieldtrip di Kota Batu.

Dengan prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa PENS lainnya. Mochammad Ristra Mahardinata salah satu anggota tim berpesan kepada mahasiswa PENS untuk terus berprestasi. “Jangan takut untuk mencoba, lomba apapun jika kamu bisa ikuti saja,” tutur mahasiswa yang akrab disapa Ristra ini. (mus/meg)




Komentar

    Nama
    Email
    Komentar

    1 + 1 =