IMF 2017: Ajarkan Bisnis Syariah Melalui Seminar Nasional Entrepreneur


Diterbitkan 8 bulan yang lalu


IMF 2017: Ajarkan Bisnis Syariah Melalui Seminar Nasional Entrepreneur
Photo By : Arjun-ENT

EEPIS Online – Hari ini, (16/4), Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) baru saja menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional Entrepreneur. Seminar ini merupakan puncak dari serangkaian acara Indonesia Moslempreneur Festival (IMF) 2017. Acara yang dihelat di Hall Gedung D4 PENS dihadiri 158 peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Tepat pukul 09.30 WIB, acara ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh panitia. Kemudian dilanjut dengan sambutan dari penanggung jawab acara, Tito Valiant Muhammad Fadillah, dan Dr. Indra Adji Sulistijono, S.ST, M.Eng selaku Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan PENS. Dalam acara ini dibagikan pengalaman dari pembicara mengenai dunia bisnis yang disampaikan dalam bentuk talkshow. Pemateri dalam kegiatan ini merupakan dua pebisnis muda sukses yakni Rizki Aris Yuniarto yang merupakan Chief Executive Officer (CEO)dari Sego Njamoer serta CEO Hamasa Indonesia Corporation, Hamzah Izzulhaq.

Dengan mengangkat tema “Be A Great Moslempreneur for Indonesia Future,” acara ini membahas tentang cara sukses membangun bisnis yang berlandaskan syariah. Dalam penyampaian materi, Rizki Aris Yuniarto membagikan pengalaman dalam membangun bisnisnya. Selain modal dalam bentuk fisik, untuk membangun sebuah bisnis diperlukan mental yang kuat.

“Jika ingin terjun dalam dunia wirausaha, kita harus terus belajar dan mencoba, kemudian tekuni bisnis yang sekiranya cocok,” ujar pria yang akrab disapa Rizki ini.

Selain acara seminar, terdapat juga bazar dan expo kewirausahaan yang bertempat di depan gedung D4 PENS. Kegiatan ini memiliki belasan stand yang menjual berbagai produk seperti makanan, tas, hingga sepatu. Selain pengusaha, bazar ini juga diikuti oleh finalis dari ajang Indonesia Islamic Business Plan Competition (IIBPC) yang memamerkan contoh dari rencana bisnisnya.

Seminar kali ini ditutup dengan pengumuman dan penyerahan hadiah kepada pemenang ajang IIBPC 2017. Diharapkan, acara ini dapat menjadi bekal peserta dalam membangun sebuah bisnis. Dengan itu, akan tercipta Moslempreneur yang kompetitif dari kalangan pemuda. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan penting bagi pemuda Indonesia, karena dapat menjadi bekal untuk berwirausaha,” ungkap Hamzah Izzulhaq selaku pembicara dalam seminar ini. (mus/fre)




Komentar

    Nama
    Email
    Komentar

    7 + 2 =