EEPIS
Online

– The 4th Indonesian Symposium on Robot Soccer Competition

(ISRSC) 2016 kali ini kembali digelar pada Rabu, 1 Juni 2016.
Bertempat di
Auditorium kampus Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)
kegiatan ini dihadiri oleh para mahasiswa, peneliti dan penggiat
bidang robotika. Selain itu symposium
ini juga menghadirkan keynote
speaker

Prof. Dr. Estiko Rijanto dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
(LIPI) dan Ir.
Dadet Pramadihanto, M.Eng,
Ph.D
dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Dalam symposium
kali ini membahas mengenai robot
soccer
dengan
pengembangan ilmu dan teknologi robotika dari berbagai aspeknya dan
juga membahas pentingnya mengembangkan paper
atau makalah dari hasil riset di bidang teknologi.

Dimulai
pada pukul 08.00 WIB symposium
ini dihadiri lebih dari 600 peserta yang berasal dari berbagai daerah
di Indonesia. Peserta tersebut diantaranya adalah peserta yang akan
mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat Nasional. Dibuka
dengan sambutan dari Dr. Indra Pitowarno M. Eng. selaku perwakilan
dari panitia dan Dr.
Zainal Arief, ST, MT. selaku Direktur PENS, sympossium
ini dilanjutkan dengan penyampaian mengenai paper
atau makalah oleh Prof.
Dr. Estiko Rijanto sebagai
pembicara.

Prof.
Dr. Estiko Rijanto adalah ketua riset bidang mekatronika yang kini
sedang mengembangkan media publikasi robotik dalam bentuk jurnal
yakni Journal
of Mechatronics, Electrical Power, Vehicular Tecnology

(Jurnal MEV). Selain
itu, beliau juga telah menciptakan MOROLIPI yakni mobil listrik
menggunakan tenaga baterai.
Dalam pertemuan kali ini beliau menuturkan bahwa riset-riset yang
dilakukan sangat penting untuk diarsipkan melalui paper dan kemudian
dikelompokkan menjadi sebuah jurnal.

Berlanjut
dengan pembahasan kedua oleh Dr. Dadet Pramadihanto yang mengupas
segala aspek bidang robotika mulai dari pengembangan teknologi hingga
ke pengaplikasiannya. Tidak hanya itu, diakhir penyampaian topik
tersebut ditunjukkan sebuah robot yang dibuat oleh Ir.
Dadet Pramadihanto, M.Eng,
P.hD
beserta mahasiswanya. Robot yang dinamai FLOW ini dirancang
menyerupai manusia dimana tingginya melebihi satu meter.

Acara
ditutup
dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama. Yang kemudian
berlanjut dengan coffe
break

dan paralel
session
.
“Dengan adanya symposium
diiharapkan ilmu-ilmu teknologi yang sudah diimplemetasikan dalam
komptisi robot dapat dituangkan dalam bentuk prosiding maupun jurnal
agar dapat dipelajari oleh timm lainnya” tutur Prof. Dr. Estiko
Rijanto.

“Kesan
yang paling menarik adalah saat robot buatan PENS ditunjukkan, dimana
robot FLOW tersebut merupakan robot middle
size

yang berhasil dibuat dengan teknologinya” ungkap Faruq, salah satu
tim dari STMIK TEKNOKRAT Lampung. (meg/muf)

wpChatIcon
EnglishIndonesian